Wahai kau

Jumat, 13 Mei 2016

Wahai sang penyimpul hati
Apa salah ku?
Aku tahu, mungkin kau terlalu sempurna
Atau aku yang terlalu rendahan?
Tapi, setega itu kau sebut aku rendahan?
Kau memang tak pernah salahkan perasaan ini
Tapi, mengapa sikapmu seolah tak tahu apa itu cinta?
Aku tak pernah menuntutmu untuk membalas rasa ini

Aku, yang telah terlanjur tertambat di hatimu
Apakah perasaan ku ini salah?
Jika memang salah
Mengapa kau tak mencabut bayang wajah mu?
Mengapa kau tak segera beranjak dari hati ini?
Mengapa kau tak merobek namamu disini?

Aku, yang hanya ingin menyimpul senyum mu
Apa kau tahu?
Kau tak perlu bermanis-manis padaku
Terlalu indah bagiku
Cukup kau tersenyum dihadapanku
Meski senyum itu bukan untukku

Tapi, jika kau tak menginginkan cinta ini
Aku tetap memiliki cinta agung nan tulus
Untukmu, sang penyimpul hati

0 komentar:

Posting Komentar