Aku Tak Suka Kau

Minggu, 16 Juli 2017



Katamu kau suka aku
Lalu kau pilih aku
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Meski dia lebih baik
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Aku menyenangkan
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Kau nyaman bersamaku
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Tapi aku tak suka kau memilihku
Aku tak suka dijadikan pilihan
Dipilih lalu apa?

Jika bagiku saja, kau  tujuan hidupku
Mengapa kau hanya sekedar memilih?
Memilih lalu apa?

Ah, memang aku tak suka kau
Aku mencintaimu

DS
Yogyakarta, 6 Mei 2017

Aku Tak Suka Kau



Katamu kau suka aku
Lalu kau pilih aku
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Meski dia lebih baik
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Aku menyenangkan
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Kau nyaman bersamaku
Aku tak suka kau

Katamu kau suka aku
Tapi aku tak suka kau memilihku
Aku tak suka dijadikan pilihan
Dipilih lalu apa?

Jika bagiku saja, kau  tujuan hidupku
Mengapa kau hanya sekedar memilih?
Memilih lalu apa?

Ah, memang aku tak suka kau
Aku mencintaimu

DS
Yogyakarta, 6 Mei 2017

Senjaku sendu

Senin, 10 April 2017



Bersamamu, senja ku sendu
Tapi buat rindu, bahkan candu
Tapi itu dulu

Kini senja ku direnggut mendung
Tak jelas, iya atau tidak
Gurat senja ku mulai hilang
Saput oranye ditelan awan

Ah, senja ku
Benar kata orang, senja tak bisa berkata
Tapi guratnya mengikis tawa
Padahal, aku ingin menyampaikan sesuatu
Aku punya rindu untukmu
Rinduku sudah mutlak
Sudah di ujung bibir
Tapi senja, perkataanmu membuat rinduku temaram
Temaram yang kemudian hilang

Ya sudah, toh air hujan sudah tak sabar mencium bumi
Biar rinduku dibawa hujan
Entah sampai mana 
Tak apa tak tersampaikan

Sekarang, rinduku tak ku hiraukan lagi
Tak usahlah sampai padamu senja
Aku hanya berharap, senja ku kembali sendu
Sendu yang membuat rindu
Dan berakhir candu