Memori, apa
sih memori menurut kalian para Blogger? Hmm, mungkin akan ada yang mengatakan
memori adalah masa lalu, atau memori adalah sesuatu yang tak akan terlupakan,
bisa juga memori adalah rekaman jejak hidup yang mengesankan. Ya, menurutku
semua itu benar.
Bagiku, memori
akan selalu teringat, tersimpan, dan abadi di ingatan kita. Pernah suatu ketika
temanku berkata, “Aku tidak akan pernah bisa melupakan dia dan semua yang
terkait dengannya, karena dia sudah menjadi sebuah memori yang terekam. Menjadi
sebuah memori yang mengendap di ingatanku. Meskipun sekarang dia tlah hilang,” menurutku
kata-kata itu benar adanya.
Memori memang
tak akan bisa terlupakan begitu saja. Meskipun nyatanya semua itu tlah hilang
entah kemana dan semua itu tlah pergi seperti debu tersapu angin. Tapi, masih
atau tidaknya keadaan itu tak akan mempengaruhi kesan memori. Kesan yang begitu
mendalam. Bahagia tetap bahagia. Istimewa tetap istimewa. Sedih tetap sedih.
Bahkan, sakit akan tetap sakit.
Memori memang
tak akan bisa terlupakan begitu saja. Apalagi, terdapat rekaman nyata dari sang
memori. Foto, lagu kenangan, bahkan barang dari seseorang. Setiap kita
melihatnya, secara otomatis akan berkelebat semua kejadian yang berkaitan
dengannya. Berputar terus-menerus seperti sebuah kaset yang diputar
berulang-ulang. Seperti tak mau dihentikan. Seketika itu juga, kita seperti diseret
kembali ke waktu itu. Waktu ketika semuanya terjadi. Tak apalah, jikalau memori
itu membuat kita tersenyum bahkan tertawa. Yang menyedihkan jika memori itu
adalah memori yang selalu berhasil membuat air mata menganak sungai. Pastilah,
rasanya akan semakin sakit. Bahkan lebih sakit dibanding kejadian dulu. Ya,
karena semua itu hanyalah sebuah memori. Sebuah memori yang tak bisa diulang. Memori
yang bisa membuat kita sendu, merenung, bersedih, atau apapun itu.
Tapi, tak
apalah. Toh dengan memori yang sejahat itu. Lihatlah, pasti sekarang kau bisa
beranjak dewasa. Kau lebih bisa mempelajari hidup. Pastilah, kau belajar dari
kesalahan itu. Toh hidup juga berisi tangis dan bahagia. Semua itu satu paket.
Sadarilah, ketika kau merasa sangat sedih, tiba-tiba ada sesuatu yang membuatmu
bahagia. Semua itu hanya ingin memberitahumu bagaimana rasa bahagia. Semua itu
hanya akan mengingatkanmu bahwa tangis dan bahagia itu satu paket. Ya SATU
PAKET. Karena itulah, tak sepantasnya kita merengek akan kesedihan. Tak
sepantasnya kita menyalahkan takdir yang ada. Apalagi, menyalahkan Tuhan atas
kesulitan yang ada. Satu-satunya yang pantas kita lakukan adalah bagaimana kita
membuat diri kita bahagia dan apa sesuatu yang bisa kita ambil dari kesedihan
itu.
So, mulai
sekarang. Tersenyumlah! Tersenyumlah, karena dunia sangat menantikan senyum
manismu. Dunia sangat membutuhkan kebahagiaanmu! Semangat! Hammasah selalu! :)
0 komentar:
Posting Komentar